Bersama Untuk BELAJAR Demi Kemajuan Dan Kehidupan yang Lebih BAIK

gif 1

Tampilkan postingan dengan label Kontroversi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kontroversi. Tampilkan semua postingan

5.7.11

MANFAAT MAIN GAME..............!!


Kita sering mendengar efek efek negatif dari main game, seperti sekolah atau kerjaan terbengkalai, pelajaran tertinggal dan sebagainya. Lalu pertanyaannya muncul, apakah ada manfaat dari main game itu? 

Di tengah perdebatan pengaruh buruk yang ditimbulkan dari game, ada juga yang melakukan penelitian tentang manfaat yang didapat oleh gamer dari sebuah video game.

Beberapa peneliti dari University of Rochester di New York, Amerika melakukan riset mengenai pengaruh positif dari bermain game.
Dalam riset tersebut, para gamers usia antara 18 hingga 23 tahun dibagi menjadi dua kelompok.
Yang pertama, adalah gamer yang dilatih dengan game Medal of Honor (Sebuah game FPS yang cukup terkenal). Mereka main game ini satu jam tiap hari selama sepuluh hari berturut-turut.


Hasil penelitian menyebutkan bahwa para pemain game ini memiliki fokus yang lebih terhadap apa yang terjadi di sekelilingnya, jika dibandingkan dengan mereka-mereka yang jarang main game, apalagi yang tidak main sama sekali.
Gamer-gamer ini juga mampu menguasai beberapa hal dalam waktu yang sama atau multitasking bahasa kerennya.

“Video game bergenre action itu menguntungkan, dan ini adalah fakta” kata Daphne Bavelier, ahli syaraf dari Rochester.
“Hasil penelitian kami ini juga sangat mengejutkan karena proses belajar lewat main game ternyata cepat diserap seseorang. Dengan kata lain, game dapat membantu melatih orang orang yang memiliki problem dalam berkonsentrasi" tegas Bavelier.

Sementara itu, penelitian untuk kelompok kedua adalah kelompok gamer yang dilatih dengan Tetris. Tak seperti gamer medal of honor, gamer Tetris hanya berfokus pada satu hal pada satu waktu.
Menurut C. Shawn, rekan Bavelier, kesimpulan dari test ini adalah bahwa mereka yang main Medal of Honor mengalami peningkatan dalam visual skill (atau penglihatan).
Bermacam-macam tugas/quest yang terdapat dalam game action (misalnya mendeteksi musuh baru, melacak musuh, menghindari serangan, dll) dapat melatih berbagai aspek dari kemampuan visualisasi terhadap kurikulum Sekolah

Menurut Professor Angela McFarlane, Direktur Teachers Evaluating Educational Multimedia, "guru-guru mengalami kesulitan untuk memanfaatkan game pada saat jam pelajaran sekolah karena penggunaan video game tidak termasuk dalam kurikulum nasional"

McFarlane menambahkan bahwa, seandainya, game-game tertentu dapat dimainkan di dalam kelas secara legal dan merupakan bagian dari kurikulum, mungkin bukti dari penelitian para ahli tentang manfaat video game dapat dirasakan.

Murid murid yang memainkan game Battle of Hasting (game perang antara Normandia dan Saxon di Hasting) , di mana mereka berperan sebagai prajurit ataupun jendral dalam game tersebut, juga memberikan manfaat bagi para pemainnya.
Penelitian menunjukkan bahwa Game ini membantu meningkatkan skill dalam bernegosiasi, mengambil keputusan, ataupun melakukan perencanaan, dan berpikir strategis.

James Paul Gee, penulis buku "What Video Games Have to Teach Us About Learning and Literacy", berharap suatu saat nanti guru-guru dapat melibatkan game dalam tugas murud-muridnya.
“Kalau ilmuwan dan kalangan militer sudah memanfaatkan game sebagai simulasi dan pengajaran, kenapa sekolah tidak melakukan yang sama?”

Selain itu para peneliti di Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika , sudah memulai proyek yang mereka namakan “Education Arcade”. Proyek ini selain melibatkan peneliti, desainer game, pelajar dan mahasiswa, serta mereka yang tertarik dalam mengembangkan dan menggunakan game-game komputer dan video game di dalam kelas.

 “Walaupun main game menjadi salah satu hiburan paling populer di dunia dan sudah dilakukan penelitian tentang dampak  positif dan negatifnya terhadap gamer, masih saja game sering kali diremehkan.” Itu pernyataan dari Mark Griffiths, profesor di Nottingham Trent University, Inggris.
Untuk menyeimbangkan antara pro dan kontra terhadap game, selama lima belas tahun terakhir ini ia melakukan riset. Hasilnya? “Video game aman untuk sebagian besar gamer dan bermanfaat bagi kesehatan,” ujar Griffiths.

Menurut Griffiths, game dapat digunakan sebagai pengalih perhatian yang ampuh bagi yang sedang menjalani perawatan yang menimbulkan rasa sakit, misalnya chemotherapy.
Dengan main game, rasa sakit dan pening mereka berkurang, tensi darahnya pun menurun, dibandingkan dengan mereka yang hanya istirahat setelah diterapi. Game juga baik untuk fisioterapi pada anak-anak yang mengalami cedera tangan.
Selain itu, bermain game ternyata bisa mengurangi kepikunan pada saat menjelang berumur.
“Bermain (videogame) bersama cucu sangat baik bagi para lansia. Sebab, kami tahu bahwa interaksi sosial mampu meningkatkan kemampuan daya pikir para manula,” kata peneliti yang juga profesor psikologi dari University of Illinois, Amerika Serikat, Dr Arthur F. Kramer.
Dalam penelitian yang dilansir jurnal Psychology and Aging edisi Desember disebutkan, studi itu melibatkan 40 lansia sehat dengan range usia antara 60-70 tahun. Awalnya, para partisipan mengikuti beberapa variasi tes mental. Riset tersebut menunjukkan manula yang bermain videogame dengan strategi berat bisa meningkatkan skor mereka berdasarkan jumlah ujicoba daya ingat.

Riset mencakup 49 manula yang secara acak ditugasi untuk main videogame, dan kelompok yang tidak ditugasi main game selama lebih dari sebulan. Kelompok main game menghabiskan waktu 23 jam untuk terlibat dalam “Rise of Nations, video game dimana para pemain berkeinginan mencapai dominasi dunia. Menguasai dunia membutuhkan setumpuk tugas berat termasuk strategi militer, membangun kota-kota, mengelola ekonomi dan memberi makan rakyat.game-ron-21

Ketika penelitian berakhir, kemampuan mental mereka kembali diuji. Jika dibandingkan dengan mereka yang tidak memainkan video game, pemain Rise of Nations menunjukkan peningkatan yang lebih besar soal cara kerja otak, ingatan jangka pendek, daya nalar, dan kemampuan berganti tugas.

Jadi manfaat dari bermain game, dapat disimpulkan dalam beberapa point sebagai berikut:

·       Bisa menjadi sarana hiburan yang menyediakan interaksi sosial.
·      Membangun semangat kerja sama atau teamwork ketika dimainkan dengan gamers-gamers lainnya secara multiplayer
·        Bagi manula (lansia) , bisa mengurangi efek kepikunan.
·      Meningkatkan rasa percaya diri dan harga diri anak saat mereka mampu menguasai permainan.
·      Mengembangkan kemampuan dalam membaca, matematika, dan memecahkan masalah atau tugas
·       Membuat anak-anak merasa nyaman dan familiar dengan teknologi – terutama anak perempuan, yang tidak menggunakan teknologi sesering anak cowok.
·        Melatih koordinasi antara mata dan tangan, serta skill motorik.
·        Mengakrabkan hubungan anak dan orangtua. Dengan main bersama, terjalin komunikasi satu sama lain.
·        Bisa membantu memulihkan kesehatan untuk beberapa kasus penyembuhan.
read more

9.4.11

MANFAAT "Ngopi"


Berita gembira buat para peminum kopi. Berdasar penelitian, kopi bukan  minuman yang memiliki banyak resiko memperburuk kesehatan. Bahkan dalam beberapa keadaan, kopi memberikan keuntungan bagi kesehatan. Karena kopi mampu mencegah berbagai macam Penyakit.. Selama ini masyarakat menilai kopi memiliki dampak buruk bagi kesehatan akibat kandungan kafeinnya. Peneliti berpikir bahwa kopi dapat mempengaruhi tubuh untuk meningkatkan kadar gula. Ternyata, pendapat mengenai kopi terbantahkan sebuah penelitian terbaru di Amerika Serikat. Selain bisa mengobati rasa kantuk, dua variates kopi juga bisa mencegah diabetes. Profesor Simin Liu, ketua peneliti, mengatakan, “Semua mistos tentang kopi ternyata salah.

Seperti diwartakan situs Medicmagic.net, Rabu (19/1), para ilmuwan di Universitas California, Los Angeles, AS, menemukan bahwa minuman yang terbuat dari biji kopi (Coffea arabica dan Coffea canephora) dapat mencegah diabetes tipe dua yang diakibatkan oleh defisiensi sekresi insulin"

Dalam penelitian, mereka memeriksa SHBG (sex hormone-binding globulin), hormon yang mengatur aktivitas testosteron dan estrogen. SHBG juga berperan meningkatkan kekebalan terhadap diabetes. Konsumsi kopi dapat meningkatkan hormon SHBG.
Penelitian ini dilakukan terhadap 40 ribu wanita yang mengonsumsi kopi. Hasilnya menunjukkan bahwa orang yang minum empat cangkir kopi per hari memiliki SHBG lebih tinggi ketimbang bukan peminum kopi. Selain itu, 56 persen dari para responden menunjukkan mereka terkena risiko diabetes lebih rendah dibandingkan yang tidak mengonsumsi kopi

Efek Jangka Pendek
Dalam “The Pharmacological Basis of Therapeutics” oleh Dr. J. Murdoch Ritchie disebutkan bahwa:
Efek positif dari kafein antara lain: menambah kecepatan berpikir dan inspirasi, menyembuhkan rasa ngantuk dan kelelahan, peningkatan sensor stimuli dan reaksi motorik; misalnya seorang yang mengetik akan dapat bekerja lebih cepat dan dengan tingkat kesalahan lebih kecil. Secara kedokteran, menurut Dr. Ritchie, kafein yang terkandung dalam 1 sampai 2 cangkir kopi dapat menambah detak jantung, melebarkan pembuluh darah, mendorong aliran sampah2 cair maupun padat dari dalam tubuh, sehingga badan kita terasa lebih “segar”.
Efek negatif kafein bila diserap oleh tubuh secara berlebihan antara lain: kecemasan kronis, gelisah, lekas marah, insomnia, otot berkedut, dan diare. Kafein dalam jumlah yang lebih besar (yang dikandung oleh -misal- 10 cangkir kopi yang diminum berturut2) akan bersifat racun bagi tubuh. Efek yang ditimbulkan antara lain: muntah, demam, dan kebingungan secara mental. Kafein dalam jumlah yang sangat besar bahkan dapat menjadi zat yang mematikan. Dosis mematikan bagi manusia adalah sekitar 10 gram, atau kira2 100 cangkir kopi yang diminum berturut2. Jadi jangan coba2 bunuh diri dengan cara ini, karena kemungkinan besar di cangkir ke 75 perut anda sudah kembung dan tidak kuat minum lagi.

Efek Jangka Panjang
Para peneliti sejak lebih dari 20 tahun lalu sudah berusaha menghubungkan kopi atau kafein yang terkandung di dalamnya dengan berbagai macam penyakit, tapi sampai sekarang tidak mendapatkan bukti yang meyakinkan. Tahun 70-an di Amerika Serikat pernah dipublikasikan bahwa meminum 12-24 gelas kopi sehari dapat menyebabkan gangguan kehamilan.. pada tikus Tubuh manusia mungkin mempunyai metabolisme yang berbeda untuk mengolah kafein kan? Yang perlu diperhatikan, meski anda sedang hamil atau tidak, adalah konsumsi yang wajar.

Jumlah Konsumsi yang Wajar
Jadi dalam jumlah yang wajar kafein dapat membantu pikiran, pekerjaan, dan pergaulan, tapi akan berubah menjadi racun bila dikonsumsi secara berlebihan. Jumlah yang tepat berbeda untuk tiap orang. Yang bisa dijadikan pedoman adalah bahwa sampai saat ini tidak ada penelitian yang menyebutkan efek2 negatif kafein terjadi bila dikonsumsi dengan dosis di bawah 300 miligram sehari. Bila 1 demitasse single-espresso mengandung sekitar 100 miligram kafein, berarti kita bisa minum sampai dengan 3 cangkir espresso sehari dengan aman tanpa terpengaruh efek negatif dari kafein; dengan asumsi anda tidak minum terlalu banyak minuman kola, makan coklat, atau minum obat sakit kepala di hari yang sama.
Namun seperti saya sebutkan di atas, efek kafein pada tiap orang berbeda2. Ada orang yang biasa minum sampai 5 cangkir espresso dalam sehari dan tidak merasakan efek negatifnya.

Manfaat Kopi Bagi Kesehatan
Telah lama orang curiga akan efek negatif dari kopi, sehingga sedikit mengejutkan bahwa penelitian terakhir menunjukkan bahwa mengkonsumsi 2-4 cangkir kopi setiap hari mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan. Di antaranya:
a.       Mengurangi resiko kanker usus besar sampai 25% (dibandingkan dengan yang tidak mengkonsumsi kopi),
b.      Mengurangi resiko batu empedu sampai 45%,
c.       Mengurangi resiko sirosis hati sampai 80%,
d.      Mengurangi resiko penyakit Parkinson 50-80%,
e.       Mengurangi frekuensi serangan asma sampai 25%,
f.        Menurut pengamatan banyak perawat selama beberapa tahun, mengurangi tingkat bunuh diri.

Diabetes
20 penelitian di dunia tentang kopi, baik kopi murni maupun yang non-kafein, mampu menurunkan tingkat resiko Diabetes Type 2. Para peneliti mengatakan, chlorogenic acid, salah satu kandungan yang terdapat pada kopi mampu memperlambat penyerapan glukosa dalam usus. Chlorogenic acid juga menstimulasi GLP-1, bahan aktif yang mampu meningkatkan produksi hormon insulin. Kandungan lain, trigonelin dan prekursor vitamin B3 membantu memperlambat absorbsi glukosa.

Penyakit Jantung dan Stroke
Penelitian terbaru memperkirakan, frekuensi konsumsi kopi tidak mempengaruhi tingkat resiko kedua keadaan tersebut. Bahkan, kopi mungkin sedikit menurunkan resiko stroke. Penelitian yang dipublikasikan di bulan Maret pada jurnal Circulation menunjukkan data pada lebih dari 83000 wanita diatas usia 24 tahun yang mengkonsumsi kopi 2 sampai 3 cangkir per hari, menurunkan resiko stroke sebesar 19% daripada wanita yang tidak minum kopi. Penelitian di Finlandia memperoleh hasil yang serupa pada pria.
Untuk penyakit kardiovaskular yang lain, tidak ada data yang mengatakan kopi mampu menurunkan tingkat resiko. Namun juga tidak ada data yang mengatakan kopi meningkatkan resiko, bahkan sampai konsumsi 6 cangkir per hari.

Kanker
Tidak ada data yang mengatakan kopi mampu menurunkan tingkat resiko penyakit kanker, kecuali kanker hati. Secara konsisten, peneliti mendapatkan hasil bahwa konsumsi kopi mampu menurunkan tingkat resiko kanker hati. Dan beberapa penelitian menunjukkan bahwa kopi mampu menurunkan tingkat resiko kanker usus besar, meskipun dengan bukti yang masih lemah.

Cirrhosis
Berdasar data, kopi mungkin mampu melindungi hati (liver) dari cirrhosis, terutama yang disebabkan oleh alkohol. Masih belum jelas, kafein atau kandungan lain yang memberikan perlindungan terhadap hati.

Sindrom Parkinson's
Pada penyakit neurologis ini, yang memberi keuntungan adalah kafein, dan belum diketahui kenapa kafein mampu melindungi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa peminum kopi terutama pria, memiliki resiko Sindrom Parkinson's lebih rendah 50% dibandingkan dengan yang bukan peminum kopi. Pada wanita juga menunjukkan hasil serupa, tetapi hanya untuk yang tidak menggunakan hormon post-menopause. Menurut Dr. Alberto Ascherio, ahli epidemiologi dan nutrisi di Harvard School of Public Health, dibutuhkan secangkir kopi atau sekitar 150 miligram per hari untuk mengurangi resiko Sindrom Parkinson's.

Performa Atlit
Sudah sangat jelas pada banyak penelitian, bahwa kafein merupakan ergogenic agent, yaitu bahan yang mampu meningkatkan kinerja otot. Kafein bekerja dengan melepas glukosa pada otot sehingga mampu meningkatkan performa atlit baik pada olahraga cepat ataupun olahraga lambat. Bahkan kafein merupakan salah satu kandungan yang dalam pengawasan International Olympic Committee.
Maka dari itu……ayooo ngopiiiiiiiiiiiiiiiiii…..!! aaahihihihihihihih…

read more

18.2.11

Mengapa AHMADIYAH dianggap SESAT..??

Tadzkirah adalah sebuah buku yang dianggap kitab suci oleh jemaat Ahmadiyah. Didalamnya Tadzkirah hanya berisi tentang hayalan-hayalan dan mimpi orang yang bernama Mirza Ghulam Ahmad.

Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah telah mengkaji buku ini dan sepakat menyimpulkan bahwa Ahmadiyah adalah organisasi sesat dan menyesatkan.

Selama ini banyak masyarakat yang belum mengetahui alasan mengapa Ahmadiyah dianggap sesat dan menyesatkan. Selain pengakuan Nabi baru yaitu Mirza Ghulam Ahmad, banyak doktrin didalam Tadzkirah nunjukkan ajaran sesat sebagaimana dikutip dari berbagai sumber.
read more

10.2.11

Valentine Day & Pandangan ISLAM


Hari 'kasih sayang' yang dirayakan oleh orang-orang Barat yang lebih dikenal sebagai  'Valentine Day' amat popular dan merebak di pelosok dunia khususnya di Indonesia. Lebih-lebih lagi apabila menjelangnya bulan Februari di mana banyak kita temui simbol-simbol atau  iklan-iklan tidak Islami hanya wujud demi untuk mengekspos (mempromosi) Valentine. Berbagai tempat hiburan bermula dari diskotik (disko & kleb malam), hotel-hotel, organisasi-organisasi maupun kelompok-kelompok kecil, ramai  berlomba-lomba menawarkan acara untuk merayakan Valentine. Dengan  dukungan (pengaruh) media massa seperti surat kabar, radio maupun televisi; sebagian besar orang Islam juga turut dicekoki (dihidangkan) dengan iklan-iklan Valentine Day.

Allah Berfirman :
Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang di muka bumi ini, nescaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti prasangka belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).” (Surah Al-An’am : 116)
 


read more